Lima Obyek Wisata di Tabanan Siap Dibuka

Thursday, 23 July 2020

          Setelah dianggap memenuhi belasan kriteria syarat sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru untuk bidang Pariwisata menuju Tabnan Aman dan Produktif, lima Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang ada di wilayah KabupatenTabnan siap dibuka Senin (20/07) untuk wisatawan local. Rencananya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang akan mengaqali langung pembukaan kunjungan wisatawan DTW Uludanu Beratan.

            Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada saat dikonfirmasi Minggu (19/07) membenarkan terkait dengan dibukanya Kembali lima DTW yang ada di Kabupaten Tabanan karena dianggap telah memenuhi syarat sertfikasi newnormal atau tatanan kehidupan baru. Kelima DTW tersebut yakni DTW Uludanu Berawatn, Kebun Raya Eka Karya Bali, DTW Jatiluwih, DTW Tanah Lot,serta The Blooms Garden.

            “Benar, Senin (20/07) lima DTW ini akan dibuka secara resmioleh Ibu Bupati Tabanan. Saat ini memang baru adalima DTW yangmemenuhi kriteria untuk mendapat sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru Bidang Pariwisata Menuju Tabanan Aman dan Produktif,” jelas Sukanada.

            Terkait yang dimaksud, mantan Camat Kerambitan ini menjelaskanmemang ada sejumlahkriteria yang harus / wajib dipenuhi. Diantaranya, menyiapkan Thermo scanner untuk mengukur suhu tubuh pengunjung, washtafel, hand sanitizer, masker, sarung tanganpetugas, desinfektan, tanda petunjuk tempat cuci tangan, pengeras suara, petugas khusus, media informasi Covid-19, serta sarana emergency. Lima DTW tersebut sudah memenuhi kriteria tersebut dan sudah masuk dalam kategori sangat memenuhi. “Sebagai Langkah awal baruuntuk kunjungan wisatawan local saja, karena untuk domestic atau wisatawan nusantara masih menunggu instruksi dari Provinsi Bali,” terangnya.

            Meski demikian pihaknya menegaskan, dibukanya Kembali DTW ini tentunya juga masih mendapat pengawasan dari Dinas Pariwisata. Karena nantinya juga akan dilakukan evaluasi untuk menilai apakah dianggap layak atau tidak untuk tahapan selanjutnya. “Jadi meski sudah dibuka, masihterus akan dievalusai, jika dianggap layak barulah nanti dibuka untuk wisatwan domestic (Nusantara) pada 31 Juli mendatang yang akan diwacanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali,” ujarnya.

            Di sisi lain Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bapelitbang juga tengah merancang system elektronik tiket (e-ticketing) terintegrasi pada DTW dan obyek wisata. Upaya tersebut sekaligus merupakan terobosan menyambut tatanan kehidupan Bali Era Baru atau Tatanan Aman dan Produktif. Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wiratmaja menjelaskan melalui system e-ticketing terintegrasi ini, pihaknya ingin menciptakan Tabanan memang benar – benar aman dari Covid-19, namun juga bisa produktif. “Melalui e-ticketing terintegrasi ini kami mencoba untuk membuat parallel objek wisata yang ada. Irtu sekaligus untuk meyakinkan wisatwan domestic maupun mancanegara untuk berkunjung dan juga mengantisipasi membludaknya waisatwan. Seperti di Tanah Lot yang biasanya menerima kunjungan hingga ribuan per hari, sehingga sangat berpotensi terjadinya desak – desakan pengunjung di obyek tersebut,” tuturnya.

            Nantinya, pengelola system e-ticketing terintegrasi obyek ini akan dikelola Prusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS), sekaligus selaku marketing, Tambahnya, pembeliaan paket wisata ini bisa dilakukan wisatawan secara online,sehingga nantinya wisatawan yang dating ke obyek hanya tinggal menunjukkan barcode di handphone untuk kemudian bisa langsung masuk ke kawasan. “Rencana program ini kami launching 1 Agustus mendatang, sehingga September nanti Ketika kunjungan wisman ke Bali di buka, maka Tabanan sudah siap menerima kunjungan dengan tetap menjaga keamanan dari Covid dan bisa produktif,” tegasnya.

 

Sumber : Balipost.com



Penulis

Alda